Apa Itu Cinta ? Arti Cinta Menurut Teori Dan Hipotesisnya | Zona Baper ID

Apa Itu Cinta ? Arti Cinta Menurut Teori Dan Hipotesisnya

8 min


10057
15.7k shares, 10057 points

Apa itu cinta? Sebagian bahkan banyak dari anda mungkin sudah mengerti akan cinta, lalu apakah definisi, hipotesis cinta menurut para ahli dan penyair? dan tahukah anda siapa aja yang mempublikasi teori tentang makna cinta?

Pastinya tiap kali ada pertanyaan baik itu langsung maupun dalam benak hati kita “apa itu cinta?”.

Pertanyaan itu sering sekali muncul ketika kita merasakan getaran-getaran dalam hati kepada seseorang yang kamu sukai ataupun kepada pasangan mu mulai meragukan kasih sayang yang sudah kamu berikan.

Atau mungkin juga sebaliknya saat kamu meragukan tekadmu terhadap pasangan yang sudah kamu miliki sehingga mungkin gak sadar kita berpikir sebenarnya apakah itu cinta ?.

Kesimpulan dari pertanyaan maupun definisi mengenai arti cinta memang bukanlah suatu hal yang mudah, karena kita memang harus terlebih dahulu melihat ke berbagai sudut yang berbeda untuk menjadikan tolak ukur.

Memaknai definisi cinta dan arti cinta dari sudut pandang yang berbeda, mencerna hal-hal yang abstrak dan tak kasat mata tapi nyata, seperti listrik yang tak nampak tapi jelas terasa efeknya.

Apa Itu Cinta ?

Sejak Jaman Kuno banyak sekali orang yang sudah berusaha mendefinisikan dan mengartikan cinta, baik itu dalam ilmu psikologi, sosiologi, teori saintifik maupun sastra.

Tapi tidak ada satupun yang dapat memecahkan arti cinta secara sempurna, dikarenakan getaran-getaran cinta yang dirasakan oleh tiap individu sangat berbeda.

Misalkan cinta kepada orang tua, cinta orangtua kepada anaknya, cinta kepada teman, maupun perasaan cinta terhadap pasangan hidup akan berbeda.

Hal ini mungkin yang membuat arti cinta tidak bisa di definisikan secara mutlak.

Arti cinta menurut Wikipedia pun yang di definisikan, Cinta Adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang memang sudah kuat dan ketertarikan pribadi.

Dalam filosofi cinta itu merupakan sifat-sifat baik yang memiliki semua kebaikan, baik itu perasaan maupun kasih sayang.

Pendapat lainya pun mengatakan cinta adalah sebuah aksi atau kegiatan yang aktif dilakukan manusia terhadap suatu objek lain, bisa berupa pengorbanan diri , empati, kasih sayang, perhatian, menuruti perkataan, membantu, patuh, mengikuti, dan mau melakukan apapun yang di inginkan oleh suatu objek tersebut.

membahas lebih dalam mengenai cinta memang merupakan topik yang gak pernah ada habisnya,

Berikut ini kita akan ulas secara lengkap mengenai hal-hal yang terkait mengenai cinta, baik itu arti cinta, maupun definisi cinta menurut pendapat beberapa tokoh terkenal teori cinta yang termasuk hal humoris dalam cinta.

Apa Arti cinta ?

Agar cinta dapat memiliki makna yang memang itu harus diwujudkan dalam sebuah tindakan yang nyata. jadi memang kata “Cinta” dalam bahasa lain seperti ibrani “Ahavah” yang mampu mengungkapkan arti cinta.

Apa itu cinta menurut Kata “ahavah” ini dibentuk dari konsonan h-v yang memiliki arti “memberikan” jadi oleh karena itu agar cinta menjadi cinta yang sejati maka hal itu harus diungkapkan sebagai memberi kasih sayang yang nyata.

jika anda menyukai seseorang maka anda memang harus berani menunjukannya.
Dengan cara yang sama maka anda dapat melihat dengan jelas siapa yang memang mencintai anda.

Apa itu cinta ? Cinta itu seperti perasaan haus yang akan membuat anda melakukan hal-hal yang memang aneh.

Ini adalah suatu kecanduan yang alamiah dan pengetahuan yang baik akan dapat mengontrol tindakan yang aneh dan tak masuk akal tersebut.

Apa Itu Cinta ? Dalam bahasa orang yunani kuno cinta sering disebut sebagai “kegilaan para dewa”.

Tapi Psikiolog Modern men definisikan apa itu cinta sebagai keinginan kuat untuk mempersatukan emosional dengan orang lain.

Lalu sebenarnya apa itu cinta? karena cinta memiliki makna dan persepsi yang beragam bagi setiap insan yang merasakan nya.

“Setiap kali kau dekat aku mendengar simponi indah” seringkali para penulis lagu menggambarkan cinta dengan kata tersebut.

Penulis buku Romeo & Juliet, Shakespeare mengatakan, “Cinta itu buta dan pecinta tidak dapat melihat”.

Filsuf Yunani, Aristoteles mengungkapkan bahwa “Cinta terdiri dari satu jiwa yang menghuni dua raga”.

Hipotesis Cinta

Asmara merupakan salah satu dari tiga sistem dasar otak yang secara perlahan lahan mengalami perubahan atau berevolusi untuk berpikir kearah perkawinan dan repoduksi.

Dimana ketiga sistem tersebut mencangkup dorongan nafsu (seksualitas seseorang), romantisme dan dorongan mengikat cinta dengan seseorang.

Dari ketiga sistem tersebut dapat di jelaskan bahwa pasalnya baik itu dorongan nafsu,romantisme dan mengikat cinta atau cinta yeng terikat merupakan hal hal yang memang ketiga nya saling berkaitan satu sama lain. berikut penjelasan dari ketiga sistem tersebut:

1. Dorongan nafsu

Dorongan nafsu atau bisa di sebut juga pemuenuhan sek-sualitas seseorang merupakan arti cinta yang mana merupakan bagian dari otak untuk memenuhi hasrat biologis seseorang yang mana hasrat tersebut merupakan dorongan dari hormon tertentu.

Hasrat itu bisa muncul meski bukan pada orang yang di cintai nya, jadi pada hal ini nafsu tidak terlalu berpokus pada individu tertentu melainkan bisa padak orang lain yang mampu membangkitkan hormon seksualnya.

2. Romantisme atau romantic love

Romantisme merupakan suatu hasrat dimana memiliki ketertarikan atau pemikiran obsesif terhadap orang tertentu.

Jadi dalam hal ini memiliki sebuah makna bahwa seseorang mulai mempokuskan energi kawin atau ketertarikan yang sangat kuat hanya pada satu individu pada waktu tertentu.

Jadi pada dasarnya intensitas cinta yang romantis mampu terjalin atau cenderung bertahan di suatu tempat pada kurun waktu enam bulan sampai dengan dua tahun sebelum nantinya berubah menjadi suatu perasaan cinta atau menjadi cinta yang terikat atau bahkan mungkin sebaliknya bisa menjadi sebuah bumerang yaitu menjadi hancur serta timbul sebuah kejenuhan.

3. Mengikat sebuah cinta

Cinta terikat atau mengikat sebuah cinta dengan seseorang merupakan perasaan yang sangat mendalam untuk bersatu dengan seseorangdalam jangka waktu yang sangat panjang yang mana wujud dari sebuah cinta terikat ini adalah sebuah pernikahan yang mana merupakan suatu cita-cita setiap insan untuk menjalin bahtera rumah tangga dengan tujuan untuk memiliki dan membesarkan keturunan, atau bisa juga menjadi bukti kasih sayang yang sepenuhnya terhadap pasangan atau bahkan untuk menikmati suatu manfaat dari sebuah kehidupan bersama dengan pasangan.

Makna Cinta Menurut Pendapat Para Pujangga

Apa itu cinta ? bagaimana kamu mengartikanya?

Cinta dan makna cinta menurut para pujangga, mungkin pada dasarnya orang-orang yang sering mengutarakan makna dari cinta biasanya mereka memiliki profesi sebagai penulis buku.

Penyair dan ahli filsafat.

Maka dari itu arti atau makna dari apa itu cinta yang diungkapkan menurut para pujangga yang sudah pasti kamu ketahui mereka itu selalu bijak dalam menggali makna-makna dari kehidupan serta sangat pandai sekali merangkai kata-kata puitis dan pastinya sangat menyentuh hati.

Adapun beberapa arti cinta tersebut sebagai berikut:

1. Menurut Iris Murdoch

Iris Murdoch yang merupakan seorang penulis novel yang berjudul Milton Glaser in How to Think Like a Great Graphic Designer.

Dalam novel karyanya itu dinyatakan bahwa ” Cinta adalah sebuah pemahaman yang sangat begitu sulit, dimana sesuatu hal selain diri sendiri adalah nyata”.

2. Menurut EM Forster

Dalam sebuah buku karya nya yang memiliki judul A Room with a View EM menerangkan bahwa makna dari ikatan cinta adalah ” Anda dapat merubah cinta, mengabaikanya, kekisruhan, akan tetapi anda tidak akan pernah bisa mengeluarkannya dari diri anda. karena saya tahu dari pengalaman bahwa seorang penyair itu benar : cinta itu abadi”

3. Menurut Paulo Coelho

Paulo Coelho Menjelaskan tentang makna cinta dalam sebuah buku karya nya yang berjudulkan The Zahir: A Novel of Obsession dimana beliau itu mengutarakan bahwa “Cinta adalah kekuatan yang liar. Ketika kita mencoba untuk dapat mengontrolnya, itu akan menghancurkan kita.

Ketika kita mencoba untuk memenjarakannya, itu dapat memperbudak kita.

Ketika kita mencoba untuk memahaminya, itu dapat membuat kita jadi merasa tersesat dan bingung”.

4. Menurut Louis de Bernieres

Dalam Sebuah novel karyanya yang berjudul Corelli Mandolin dijelaskan bahwa “Cinta adalah sebuah kegilaan sementara, bisa meletus seperti gunung berapi dan kemudian jadi reda.

Dan ketika reda, Anda memang harus membuat keputusan. Anda harus bisa berusaha untuk tahu apakah itu telah tetanam dan menjadi bagian penting bersama-sama.

Karena ini merupakan makna dari apa itu cinta.

Cinta tidak membuat sesak napas, tidak membuat kegembiraan, dan juga tidak berlakunya janji gairah yang abadi, itu bukan keinginan untuk melakukan hubungan suami istri setiap beberapa menit setiap hari, bukan tentang berbaring dan terjaga di malam hari dan membayangkan bahwa ia mencium, mencumbu setiap celah dari tubuh anda.

Tidak, saya tidak malu, saya mengatakan beberapa fakta.

Yang hanya akan menjadi “cinta”, yang setiap orang yang bodoh bisa melakukannya.

Cinta itu sendiri adalah apa yang akan tersisa ketika saat jatuh cinta telah terbakar habis, dan ini merupakan sebuah seni dan kecelakaan beruntung.” ungkapnya.

5. Menurut Antoine de Saint-Exupery

Antoine de Saint-Exupery menjelaskan tentang makna cinta dalam sebuah Novel yang berjudul Airman’s Odyssey yang menyatakan bahawa “Cinta itu tidak terdiri dari tatapan satu sama lain, tetapi menatap bersama dalam arah yang sama”.

6. Menurut Katharine Hepburn

Katharine Hepburn menyatakan makna cinta dalam buku yang berjudul Me : Stories of My Life yang mendeskripsikan bahwa, “Cinta gak ada hubungannya dengan apa yang ingin anda dapat, tetapi apa yang memang anda harapkan untuk bisa diberikan, segala-galanya”.

7. Menurut Haruki Hurakami

Menurut Haruki Hurakami menyatakan dalam bukunya yang berjudul Kafka on the Shore menyatakan bahwa cinta itu “Siapa pun yang jatuh cinta akan mencari bagian yang hilang dari diri mereka sendiri.

Jadi, siapa saja yang merasakan cinta pasti akan merasa bersedih ketika mereka memikirkan tentang pasangan kekasihnya yang bersedih.

Hal ini seperti melangkah kembali kedalam ruangan dimana anda memiliki kenangan yang indah dan belum pernah merasakannya lagi dalam waktu yang lama”.

8. Menurut Stendhal

Stendhal menyatakan tentang makna cinta dalam risalah cinta yang mana beliau menyampaikan bahwa, “Cinta itu seperti sakit yang datang dan pergi dengan sendirinya, tidak ada batasan usia nya”.

9. Menurut Bertrand Russel

Seorang Filsuf dan Matematikawan, Bertrand Russel menyatakan dalam sebuah buku yang berjudul The Conquest of Happiness menyatakan makna cinta “Dari semua bentuk dari kehati-hatian, Hati-hati dalam memberikan cinta adalah mungkin yang paling fatal bagi kebahagiaan yang sejati”.

10. Menurut Charles Bukowski

Charles Bukowski menyatakan dalam sebuah karyanya yang memang sangat terkenal dengan judul “A Dog from Hell” ia menyatakan bahwa “Cinta adalah sesuatu yang berbentuk seperti kabut yang anda bisa lihat di pagi hari saat matahari belum terbit.

Kabut itu hanya datang sesaat, dan kemudian hilang dengan sendirinya. Cinta adalah kabut yang dapat membakar realitas”.

11. Menurut Ambrose Bierce

Ambrose Bierce Mengungkapkan arti dari cinta dalam bukunya yang berjudul The Devil’s Dictionary menyatakan bahwa “Cinta, merupakan sebuah kegilaan yang bersifat sementara yang dapat disembuhkan oleh sebuah pernikahan”.

12. Menurut James Baldwin

James Baldwin menyatakan tentang makna cinta dalam sebuah buku karyanya yang berjudul The Price of the Ticket dimana di dalamnya beliau menuliskan bahwa, “Cinta itu tidak dimulai dan diakhiri dengan cara yang dapat kita duga.

Cinta itu adalah pertempuran, cinta itu adalah perang, cinta itu adalah tumbuh kembang”.

Apa Itu Cinta? Inilah Teorinya

Cinta itu adalah salah satu bentuk emosi yang paling dalam yang bisa kita alami sebagai manusia.

Ia bisa dibilang lebih besar dari kita, meskipun kita dapat mengundangnya masuk tanpa disengaja dalam kehidupan kita, namun kita tidak dapat memiliki kontrol atas ekspresi dari perasaan tersebut.

Mungkin hal itu yang menjadi penyebab dari 72% orang menjadi percaya akan adanya cinta pada pandangan pertama.

Orang-orang Yunani kuno menggunakan tujuh istilah kata yang berbeda untuk mendefinisikan cinta yang sedaang kita alami, Berikut tujuh istilah yang dipakai oleh orang yunani kuno dalam mendefinisikan cinta yang sedang dialami:

  • Storage: perasaan sayang alami
  • Philia: persahabatan
  • Eros: seksuall dan erotika
  • Agape: tanpa syarat, cinta ilahi
  • Ludus: flirting (cumbuan yang menggoda)
  • Pragma: berkomitmen, cinta pernikahan
  • Philautia: cinta diri

Tujuh istilah tersebut kemudian dirangkum oleh John Lee dalam sebuah buku karyanya yang berjudul The Colors Of Love yang menganologikan type cinta itu seperti roda atau lingkaran yang memiliki warna (color circle).

Karena cinta itu begitu beragam dan dirasakan oleh setiap manusia yang memiliki perasaan/bentuk yang berbeda-beda.

Membuat definisi cinta yang mutlak sangat begitu rumit.

Dari segi ilmiah cinta itu adalah suatu kondisi neurologis yang sangat kuat dan permanen.

cinta itu merupakan kemistri yang bisa anda tentukan dan kontrol dengan sesuka hati.

Cinta ini berbeda sekali dengan hawa nafsu sementara yang dipicu oleh hormon testosteron atau estrogen, nafsu itu bersifat sementara.

Akan tetapi ketika anda merasakan yang namanya cinta sejati, pikiran akan dapat melepaskan seluruh rangkaian kimia yang dapat memungkinkan diri anda untuk mengalami perasaan cinta itu dalam ekspresi yang berbeda.

Dari beberapa ahli yang telah mendefinisikan secara ilmiah tentang makna dari cinta, berikut ini adalah tiga opini dari beberapa ahli yang berbeda tentang definisi cinta dan teori-teori tentang cinta :

1 . Teori Cinta Zick Rubin

Zic Rubin adalah seorang psikolog sosial dari Universitas Harvard dimana ia telah melakukan berbagai penelitian mengenai kehidupan sosial dari manusia, yang mana salah satunya adalah skala cinta.

Dalam sebuah jurnal dari penelitiannya itu Zic Rubin memberikan pendapat bahwa cinta itu memiliki tiga unsur yaitu keterikatan (attachment), kepedulian (caring), dan keintiman (intimacy).

dari hasil penelitian yang dilakukanya itu yang menguraikan perasaan teman yang memiliki skor yang sangat tinggi dan sementara itu perasaan terhadap kekasih itu memiliki nilai yang tinggi dalam skala mencintai.

Selain itu Zic juga menyatakan bahwa seseorang yang jatuh cinta memiliki 75 persen memiliki pandangan yang sama dalam suatu waktu.

2 . Teori Cinta Elaine Hatfield

Seorang ahli teori cinta yang bernama Elaine Hatfield merupakan seorang profesor yang mengajar kuliah psikologi di Universitas Hawaii, Amerika Serikat.

Elaine mengungkapkan bahwa cinta itu terbagi menjadi dua type dasar yaitu cinta kasih sayang (compassionate love) dan gairah cinta (passionate love).

Cinta kasih sayang ini dicirikan dengan adanya saling keterikatan , saling menghargai, kepedulian, dan rasa percaya yang dialami pasangan.

Sedangkan Gairah Cinta atau passionate love memiliki sifat fana yang memang dipengaruhi oleh beberapa faktor yang memiliki ketertarikan secara fisik.

Ciri-ciri yang dimiliki oleh gairah cinta yaitu adanya daya tarik emosi yang sangat intens, kecemasan, dan senzualitas.

Menurut Elaine, cinta itu merupakan perpaduan dari rasa yaman dan kasih sayang yang didasari atas gairah tersebut.

3 . Teori Cinta Erich Fromm

Erich Fromm merupakan seorang psikologi yang berkebangsaan Jerman lahir pada tahun 1900.

Erich telah membuat beberapa buku bertemakan psikologi manusia yang terkenal dan diakui oleh dunia.

Salah satu karya nya yang membahas tentang cinta,

Erich membagi Cinta ini menjadi lima jenis yaitu parental (cinta kepada anaknya), cinta persaudaraan (love of all humanity), cinta yang berhubungan dengan gairah, cinta kepada diri sendiri (self love), dan religious love (cinta untuk Sang Pencipta).

Erich Fromm juga membuat beberapa pepatah cinta, salah satu diantaranya itu berbunyikan bahwa cinta untuk orang yang belum dewasa “Aku mencintaimu karena aku ini membutuhkanmu”

sedangkan cinta untuk orang yang telah dewasa mengatakan “Aku membutuhkanmu karena aku memang mencintaimu”.

Nah itulah arti cinta, makna cinta , filosofi, hipotesis cinta menurut sang pujangga dan pakar ilmu pengetahuan.

Semoga dengan adanya artikel mengenai apa itu cinta dan arti cinta ini dapat memperdalam pemahaman anda mengenai cinta yang sebenarnya .


Like it? Share with your friends!

10057
15.7k shares, 10057 points

What's Your Reaction?

hate hate
33630
hate
confused confused
235410
confused
fail fail
134520
fail
fun fun
100890
fun
geeky geeky
67260
geeky
love love
302670
love
lol lol
336300
lol
omg omg
235410
omg
win win
134520
win

Comments

comments