Apakah Putus Pacaran Memutus Silahturahmi ? Simak Pembahasannya Disini | Zona Baper ID

Apakah Putus Pacaran Memutus Silahturahmi ? Simak Pembahasannya Disini

2 min


10070
17k shares, 10070 points

Halo sobat mimin, berjumpa kembali ya. Kali ini mimin akan membahas hal yang mungkin banyak menjadi permasalahan bagi kaula muda. Ya, sering kali mereka terjebak dalam sebuah pertanyaan besar. Dan pertanyaan besar itu adalah Putus Pacaran Memutus Silahturahmi ?…Seakan-akan ini menjadi syubhat (perkara yang menjadi samar-samar) ya

Sebelum membahasnya lebih jauh, mari kita bahas terlebih dahulu hukum pacaran. Sebagaimana yang telah kita ketahui, hukum pacaran didalam islam adalah haram. Mungkin kita juga sudah tau dalil yang menjadi dasar pengharaman ini. Dalilnya adalah Surah Al-Isra’ ayat 32 yang artinya berbunyi

Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk”

Dari sini kita bisa mengetahui, bahwa islam, dalam tanda kutip “tidak melarang zina” namun lebih dari itu, yakni mendekatinya di larang. Hal ini menjadi perisai yang kuat, karena tidak ada jalan menuju zina yang di perbolehkan oleh islam. Salah satu jalan menuju zina adalah pacaran.  Islam melarang keras hal tersebut.

Baca juga : Manfaat dzikir bagi ketenangan jiwa

Islam sangat berhati-hati mengenai zina. Islam menandakan perbuatan zina sebagai perbuatan yang keji. Namun, dosa zina termasuk dosa yang tak bisa di hindari oleh umat islam. Hal ini telah di tegaskan dalam hadist Nabi shallallahu’ alaihi wa sallam, dari Abu Hurairah radhiyallahu’ anhu ;

Sesungguhnya Allah menetapkan jatah zina untuk setiap manusia. Dia akan mendapatkanya dan tidak bisa dihindari, Zina mata dengan melihat, zina lisan dengan ucapan, zina hati dengan membayangkan, dan gejolak syahwat, sedangkan kemaluan membenarkan semua itu atau mendustakannya” (HR.Bukhari Muslim)

Atau dalam riwayat lain, Nabi Shallallahu’ alaihi wa sallam bersabda ;

Mata itu berzina, hati juga berzina, Zina mata dengan melihat (yang diharamkan), zina hati dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu” (HR. Ahmad).

Penjelasan Hadist

Hadist diatas menjelaskan bahwa semua anggota tubuh keturunan Nabi Adam allaihi sallam, berpotensi melakukan zina. Namun hal ini tidak serta merta menjadikan bahwa zina itu boleh dengan dasar, pasti akan dilakukan juga. Tidak boleh berpikir rancu seperti demikian. Karena pemahaman hadist yang benar diatas, tidaklah seperti itu. Hadist diatas menunjukkan betapa besarnya perkara zina, sehingga manusia tidak bisa lepas dari dosa ini.

Tentunya ini harus menjadi perhatian terbesar kita, selain dosa-dosa yang lain. Melatih diri agar menjauhi zina adalah langkah terbaik untuk dapat di lakukan. Lalu bagaimana dengan orang yang pacaran ?

Tentunya, ini menjadi sarana untuk zina mata, zina hati, zina lisan, zina tangan, dan bahkan zina kemaluan. Kita tau, bahwa didalam islam tidak ada yang namanya pacaran islami. Itulah sebab mengapa, apabila kedua insan saling mencintai maka jalan keluarnya adalah pernikahan.  Lalu, bagi orang yang pacaran, maka jalan terbaik untuk mengakhiri hubungan haram tersebut hanya ada dua, yakni pernikahan, atau putus.

Baca juga : 22 Tutorial hijab segi empat, modis dan modren terbaru

Timbul pertanyaan bagi kaula muda yang sedang di rundu kasmaran. Pertanyaan ini seolah menjadi senjata bagi mereka untuk tidak melepaskan kekasihnya. Pertanyaan itu adalah

Apakah putus pacaran, memutus silahturahmi ? bukankah memutus silahturahmi itu tidak boleh ?

Mari kita perjelas. Menyambung silahturahmi adalah salah satu amalan yang mulia dan kewajiban dalam agama. Banyak sekali ayat Qur’an dan hadist yang menjelaskan hal tersebut. Seperti yang ada dalam Surah An Nisa ayat 36 yang artinya berbunyi ;

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang orang yang sombong dan membanggakan diri”

Bahkan islam melarang keras seseorang yang memutus silahturahmi, dengan ancaman tidak masuk surga, sebagaimana sabda Nabi

Tidak masuk surga orang yang memutus silahturahmi”(HR.Bukhari Muslim)

Penjelasan Ustad

Nah, disinilah sering terjadi kekeliruan. Banyak yang beranggapan bahwa berhenti pacaran itu berarti memutus silahturahmi. Ini adalah salah satu bentuk penyelewengan makna dalil. Pencampur adukkan hal-hal yang bathil dan haq. Allah Ta’alal berfirman dalam Surah Al Baqarah ayat 42:

Dan janganlah kalian mencampur-adukkan kebenaran dengan kebathilan”

Berikut ini adalah video singkat dari penjelasan Ustad Najmi Umar Bakkar mengenai hal ini..

Dari video ustad diatas, tentunya sudah jelas bukan. Bahwa berhubungan “spesial” dengan yang belum mahram bukanlah termasuk menyambung silahturahmi. Jujur saja, mimin sendiri memiliki mantan, namun sekarang hubungan mimin dan mantan hanya sebatas teman sapaan saja.

 


Like it? Share with your friends!

10070
17k shares, 10070 points

What's Your Reaction?

hate hate
33630
hate
confused confused
235410
confused
fail fail
134520
fail
fun fun
100890
fun
geeky geeky
67260
geeky
love love
302670
love
lol lol
336300
lol
omg omg
235410
omg
win win
134520
win

Comments

comments