Cerita Cinta Romantis : First Love Never Dies

11 min


10045
14.5k shares, 10045 points

Hai kali ini mimin akan bagikan cerpen cinta pertama yang dimana dalam cerita cinta romantis yang berjudul first love never dies ini tokoh utamanya berpisah dengan kekasihnya dan setelah sekian lama berpisah ia pun bertemu kembali.

Uuh akhir yang romantis dibalut dengan cerita cinta romantis beralur , menjadikan cerpen cinta pertama ini unik dan menjadi salah satu cerita cinta romantis yang mimin sukai.

Sebelum itu kamu juga bisa membaca koleksi yang lain seperti :

Okedeh daripada mimin spoiler di awal post mending dibaca dulu ya siapa tau kamu juga suka kayak mimin 🙂

Langsung saja dibawah ini mimin sajikan Cerpen cinta pertama !

Cerita Cinta Romantis : First Love Never Dies

Namaku diana cerita ini merupakan cerita kisah cinta ku bersama seorang pemuda yang sangat aku cintai yang mana cinta kami terpisahkan namun akhirnya mampu bertemu kembali.

Langit malam yang tampak lebih indah dari biasanya, kebetulan bulan purnama pun terang benderang menerangi bumi. saat itu sku dan angga berbaring terlentang di hamparan rumput di kebun dekat rumah angga.

Saat itu angga mencoba menghitrung banyaknya bintang yang bertaburan, dia terus mengulangi hitungannya setiap kali aku menyela pembicaraan nya.karena aku terus menyela pembicaraannya sepertinya ia terlihat sangat kesalsaat bulan purnama yg benderang ada disana.

Aku dan Irwan berbaring tenang di atas mobil pick-up milik Irwan yang tengah mencoba untuk menghitung bintang -bintang yg bertaburan.

Ia terus mengulangi hitungannya dari awal tiap kali aku menyela, dan ia tampak cukup kesal.namun kita tidak pernah berhenti berbicara saat itu.

Diana : ” angga, kamu akan sampai kapan menghitung bintang sebanyak itu ??”

Angga : (ia diam tidak menghitung bintang nya lalu mengambil napas panjang dan menatapku) “baiklah aku akan berhenti menghitung, tapi aku punya sebuah pertanyaan untukmu dan kamu harus menjawabnya ya!!!”

Diana : “pertanyaan apa ? matematika?biologi?fisika? ayo sebutkan aku pasti akan menjawabnya!!!”

Angga : “pertanyaan ini bukan soal pelajaran tau!!!”

Diana : ” kalo bukan pelajaran lalu apa??”

Angga : “kamu dengarkan baik baik ya, coba kamu jawab apa bedanya bintang kejora di atas sana dengan mata coklat mu itu?”

Diana : “jelas berbeda lah, kamu ini dasar aneh itu kan bintang sedangkan ini mata.” ( jawabku dengan wajah yang aneh karena mendengar pertanyaannya)

Angga : “eitss, salah lah!!” (sambil menyela pertanyaanku dan mengusap wajahku)

Diana : “terus kalo salah apa?”(dengan wajah kesal)

Angga : “jawabannya iyu gini, kalau bintang kejora itu menerangi muka bumi setiap malam, sedangkan mata coklat mu itu menerangi jiwa raga ku dan gati ku setiap hari, tiap jam, menit maupun detik.” (sambil tersenyum dan mencubit pipi ku)

Diana : (sambil tertawa dan agak sedikit malu) ” ahh kamu modus, dasar rayuan palsu”

Angga : ” ehh serius tau !!!” (mengelak pembicaraan ku, kemudian ia bertanya kembali) kamu tau engga, kalo langit itu seharusnya malu sama aku loh”

Diana : “lohh, lok bisa , memangnya kenapa harus malu???”

Angga : “karena bintang yang langit punya itu kalah indahnya sama mata coklat yang kamu punya”
serentak aku pun merasa senang dan malu, sambil tersenyum karena aku pikir ia hanya merayu saja, dan aku pun bertanya kepada angga.

Diana : “jadi kamu suka sama aku karena mata coklat ini??”

Angga : (sambil menggelengkan kepala dan menggenggam tanganku) ” ya jelas bukan lah, kamu dengar ya aku sayang sama kamu itu karena tulus dari hati ku ingin menyayangi mu, kamu paham kan!!!”

Seketika aku pun hanya bisa tersenyum dan angga pun tersenyum sangat manis, suasana pun mulai sunyi dan hening.tidak di sangka sangka angga pun mengecup kening ku… dan tiba-tiba……

BRUKKK!!!

ADUHHHHHH…..

Lagi lagi aku terbangun dan terjatuh dari tempat tidur , aku p[un mencoba bangun dan berdiri meski sulit karena selimut melilit tubuh ku dan aku sulit untuk melepaskannya,
tiba-tiba pintu kamar ku pun terbuka ” diana kamu terjatuh lagi dari tempat tidur ” tanya mama pada ku.

memang pintu kamarku tidak p[ernah aku kunci supaya mama lebih leluasa keluar masuk kamar ku untuk membangunkan ku, meski memang aku sudah berusia 22 tahun tapi aku masih sering kesiangan dan belum terbiasa bangun sendiri. dan dalam 3 hari ini entah mengapa aku sering bermimpi tentang angga sampai aku terjatuh dari tempat tidur sehingga mama tidak usah repot-repot membangunkan ku pago pagi, soalnya aku sudah bangun dengan sendirinya.

Mama : ” diana kamu terus saja seperti itu agar mama tak usah rept repot membangunkan mu lagi tiap pagi” (ucap mama sambil tersenyum dengan raut wajah seperti melihat lelucon.)

Diana : (aku cemberut sambil kesal) ” mama ini anak kesakitan malah senang, ini mah kalo terus kaya gini lama lama aku bisa encok ma” (aku yang coba bangun dan menahan kesakitan karna terjatuh.)

Mama : (tertawa girang) dasar kamu ini, kamu kan masih muda mana mungkin encok segala kamu ini ada ada saja, tapi kalo kamu terus seperti itu gak bakal merepotkan mama buat bangunin kamu pagi pagi lagi loh,sekarang mending kamu cepetan mandi sanah , terus anterin adik mu ke sekolah, mama akan siapkan sarapan untuk kalian”

Begitulah mama ku setiap pagi membangunkan hanya menyuruhku untuk mengantar adik pergi ke sekolah.dan perintah itu tidak bisa di bantah jadi aku hanya manggut manggut dan bergegas pewrgi ke kamar mandi.

Saat sedang mandi pikiran ku kembali memikirkan mimpi ku tadi, mimpi itu adalah momen lima tahun lalu saat aku berhubungan dengan angga saat itu momen dimana kita berdua merayakan hubungan yang ke 1 tahun.

Memang benar angga selalu memuji mata coklat besar yang aku punya sejak lahir, bahkan tidak hanya anggan semua orang selalu memuji mata coklat besar yang aku punya ini.

Dan entah mengapa akhir akhir ini aku sering memikirkan angga dalam hati aku terus bertanya tanya apa maksud dari semua ini , mengapa aku selalu memikirkan angga orang yang jelas jelas selama 5 tahun tidak pernah aku temui, bahkan kita tidak pernah berjumpa sama sekali.

Sesungguhnya angga itu adalah cinta pertama ku saat aku masih tinggal di bandung, dan pada saat itu tepat hubungan kita ke 1 tahun aku terpaksa meninggalkannya karena harus pindah ke surabaya.

Dengan alasan aku harus berkuliah dan papa ku pindah tugas ke surabaya jadi kami semua terpaksa harus pindah.

Memang kisah cinta bersama angga terdengar begitu singkat namun kalian pasti tau lah yang namanya moment cinta pertama itu susah untuk di lupakan. dan yang menjadi heran mengapa sekarang aku sering memimpikan tentang nya lagi.

Saat aku sedang asik memikirkan momen-momen indah bersama angga tiba tiba mama berteriak dari ruang makan “dianaaa!!! cepet nanti adikmu kesiangan!!!”

Akupun serentak kaget dan langsung menyelesaikan mandi ku dan bergegas berpakaian , selagi berpakaian aku terus saja memikirkan mimpi-mimpi itu yang selalu menghantui tidurku.

Setelah selesai bersiap aku pun langsung pergi ke ruang makan dan tampa ragu mencomot omlet yang mama buat yang suda tersaji di atas meja makan.

Citra adik ku yang tengah sarapan seperti merasa aneh saat melihat wajahku, lantas ia pun bertanya.

Citra :  “kakak hari ini engga kuliah ??”

Diana : (sambil menggelengkan kepala) “kakak ada pekerjaan, hari ini kaka ada panggilan untuk menyanyi di dua pernikahan dan nanti malam juga kakak harus nyanyi seperti biasanya di kafe. jadi kakak gak mungkin sempet kuliah de , kan jadwal kaka padet udah kaya selebriti ( sambil tersenyum kepadanya )
tiba tiba mama datang dan mencubit pipi ku , sambil berkata

Mama : “Jangan mentang-mentang karena kamu sudah S1 dan punya pekerjaan, kamu jadi malas nyelesein S2 kamu, ya!”
Aku meringis kesakitan sambil senyum-senyum, “Yayaya, aku ngerti. Bawel ah, aku mau manasin mobil dulu. cit, kamu kalau sudah siap langsung ke depan yaa!”

Citra hanya mengangguk pelan dan aku berlari-lari kecil keluar menghampiri mobilku yang terparkir di halaman rumah.

Saat aku mulai memanaskan mobil tiba tiba handphone ku pun berdering dan rupanya panggilan dari papah, rupanya ia menyuruhku untuk mendatangi tempat kerjaannya karena dia tau hari ini aku tidak berangkat ke kampus.

Dan untuk menyampaikan pesan adik perempuanku dia ingin di belikan boneka barbie baru.
kita berdua pun segera masuk mobil dan mulai mengantarkan adiku ke sekolah.

Saat di perjalanan adik ku bertanya.

Citra : “kakak nanti jemput aku atau engga???”

Diana : “kaka tidak bisa memastikan sekarang , nanti kamu telpon saja kakak ya.”

Citra : “kakak sibukya??, kak memang nya sibukan mana jadi dokter atau jadi penyanyi??”

Diana : ” ya begitulah de, ko pertanyaan kamu kaya gitu sih??” ( aku sambil merenyutkan dahi)

Citra : ” tau gak ka aku itu punya temen loh namanya sama lagi kaya kakak.”

Diana : “oh yaa??? namanya diana??

Citra : (mengangguk), “kaka tau gak kakak nya diana itu seorang dokter , dokter kan punya banyak pasien, tapi ko aneh kakanya diana selalu bisa antar jemput diana kemana pun ia pergi loh ka, ( ujar citra panjang lebar)
diana (aku terdiam dan coba berpikir) ” asal kamu tau ya, kamu itu beruntung masih punya kaka yang bisa antar jemput kamu walau memang jarang,coba aja kalo kamu tau kaka dulu gak pernah tuh di antar jemput siapapun, sampai akhirnya…”sejenak aku terdiam dan menghentikan pembicaraanku.

Citra : “sampai akhirnya apa kak?”

Diana : ” kita sudah sampai di sekolah,sudah kamu turun sana , lupakan saj persoalan tadi dan kakak akan mengusahakan untuk selalu anter jemput kamu ya, kamu segera masuk gih terus belajar yang rajin ya.”

Citra pun segera turun dari mobil tanpa banyak omong.

Aku pun menyenderkan tubuhku di kursi mobil lalu tiba tiba aku teringat lagi akan kejadian bersama angga saat saat dimana kita masih bersama , sambil menyalakan mobil aku pun terus memikirkan kenangan indah bersamanya kenangan dimana saat itu aku kehujanan dan tidak ada yang menjemput hanya angga yang mencari ku dan mencemaskan ku serta kenangan dimana kita bersama sama yang tidak akan pernah bisa aku lupakan dan yang paling membuatku terluka yaitu aku meninggalkan angga di bandung dengan begitu saja tanpa pamit ataupun perpisahan.

Dan aku juga mulai terpikir kenangan dimana saat itu aku terjebak hujan dan handphone ku tertinggal dirumah saat itu angga datang ke rumah ku hanya karna ingin memberikan ku oleh oleh yang ia bawa dari yogyakarta, namun pada saat itu aku belum sampai kerumah karena aku terjebak hujan yang sangat deras. lantai angga pun bergegas mencari ku dengan penuh keberanian, dia rela basah kuyup hanya demi mencari ku sebab ia menghawatirkan ku , pokonya semua kenangan indah saat bersamanya terlintas di benaku dan tanpa aku sadari air mata ku pun mulai menetes dengan sendiri nya mengingat semua kenangan kenangan indah saat bersamanya.

Tidak ku sangka akhirnya aku sampai di tempat kerja papa, aku pun mengusap air mata ku, karena aku takut papa melihatku bahwa aku menangis hanya karna memikirkan angga karena semenjak aku pergi dari bandung dan berpisah dengan angga aku tidak pernah menjalin hubungan dengan siapa pun , dan aku pun bergegas turun dan mulai mencari papa, papa ku seorang pelatih sepak bola ia bekerja untuk salah satu tim sepak bola lokal.

Terlihat di sebuah lapang bola papa sedang melatih dan aku menghampirinya dan menyapa nya.

Diana : “papa..!!!”

Papa : “ehh, diana sini, kebetulan kamu bener datang ke sini ada yang ingin papa omongin nih sama kamu.”

Diana : “tentang apa pah ?”

Papa : “diana kamu kan sekarang sudah besar jadi kamu sekarang akan papa jadikan sebagai asisten pelatih.”

Diana : (sambil merenyitkan dahi dan berkata) ” secepat ini pah?”

Papa : “Kamu sudah sangat mengerti dan menyukai sepakbola ‘kan? Papa yakin kamu bisa. Dan untuk beberapa hari ini, Papa akan mengajarkan kamu bagaimana caranya menjadi seorang pelatih sebelum kamu benar-benar jadi asisten Papa. Dan dengan satu syarat, kamu nggak boleh kasih tahu Mama”.

Aku pun hanya bisa menganggukan kepalaku saja,lagi pula aku pun tidak punya alasan untuk menolaknya karena memang meskipun aku seorang permpuan aku sangat suka bermain bola, dan aku sangat menyukai pekerjaan ini. lantas tiba tiba papa mengenalkan ku pada seluruh pemain bola yang beliau latih aku hanya bisa menggaruk garuk kepala walau sebenarnya kepalaku tidak merasa gatal.saat itu papa mempersilahkan aku untuk mengenalkan diri kepada semua pemain, memang pada dasarnya seorang wanita jika pertamakali memperkenalkan diri pasti akan di banjiri pertanyaan aneh dari setiap anggota pemain sepak bola yang pastinya kalian juga tau.

Aneh nya saat aku mengikuti papa melihat bagai mana cara melatih , pikiran ku terus berpikir bagai mana cara menemukan angga, rasanya aku sangat merindukannya entah mengapa namun aku benar benar sangat rindu kepadanya. andai saja aku bisa di pertemukan dengan angga sungguh bahagai hati ku ini , begitulah yang terjadi di pikiran ku.

Sejenak saat beristirahat aku pun duduk di sebuah bangku lalu aku mengingat saat pertama kali aku berulang tahun dan saat itu aku tengah berhubungan dengan angga, saat itu saat perayaan ulang tahun ia datang terlambat bahkan aku sempat bertanya pada salah satu teman nya dan temannya bilang dia tidak tau angga ada di mana, aku yang mulai gelisah dan sudah putus asa menantikan kehadirannya, untuk memastikan aku pun pergi ke luar di sana aku tidak melihat siapa siapa bahkan bayangan angga pun tidak terlihat , saat itu aku sangat kecewa dan rasanya aku ingin marah pada angga , aku pun membalikan badan dan ku pikir sebaiknya aku masuk saja karena angga tidak mungkin datang.

Dan yang paling mengejutkan saat aku membalikan badan tiba tiba terdengar suara yang jelas sangat aku kenal memanggil nama ku.

“Dianaaaaa!!!”
lantas aku pun menghentikan langkah ku, kuliahat angga keluar dari sebuah mobil mewah bersama seorang bpak bapak yang terlihat seperti seorang pejabat, namun yang aneh darinya aku melihat kaki yang ia tekuk penuh dengan darah dan ia hanya berjalan dengan satu kaki saja itu pun di bantu dengan orang yang tidak aku kenali.

Aku pun segera menghampirinya , tidak ku sangka sikut kedua tangan nya pun terluka, kemudian ada sedikit luka memar di pipinya,aku tidak tau apa yang terjadi pada angga namun nampaknya ia seperti habis kecelakaan motor.

“Kamu kenapa??” tanyaku.

Angga justru merespon wajah cemasku dengan senyuman lebar yg indah, ia lalu menyodorkan setangkai bunga mawar dan sebuah boneka beruang coklat besar padaku, “Maaf aku terlambat, aku juga nggak bisa lama-lama.

Satu hal yg perlu kamu tahu, aku sayang sama kamu. Aku tadi ditabrak lari sama mobil, untung banyak warga yang mau nyelametin aku.

Aku pun ke sini di antar oleh pak bandi yang menolongku dari kecelakaan itu,tadik nya pak bandi mau langsung membawaku ke rumasakit namun aku memintanya untuk ke rumah mu terlebih dahulu untuk hanya sekedar memberikan kado ulangtahun untuk mu.aku minta maaf ya karena di hari ulang tahun mu ini aku tidak bisa menemani mu, aku harap kau bisa mengerti, ucapnya sambil tersenyum agar aku tidak cemas.

Dia kemudian berkata lagi kamu juga pasti tau bagaimana rasanya ketabrak mobil, jadi aku gak bisa lama lama di sini aku harus segera pergi ke rumah sakit, selamat ulangtahun yang diana… hanya itulah yang ia ucapkan sambil mengecup kening ku.

Aku sudah tidak bisa berkata apa apa lagi, hari ulangtahun yang seharusnya ramai dan penuh ceria bersama dengan angga serentak menjadi sebuah duka dalam hidup ku. aku hanya mampu berterimakasih pada pak bandi yang telah mengantarkan kekasihku dan menyelamatkannya. angga pun tersenyum dan masuk kembali ke dalam mobil.

Saat itu aku memandangi nya dan angga pun terlihat melambaikan tangan nya pada ku,sampai membuatku terharu air mata pun tak sanggup di bendung lagi.yang membuatku saat itu sangat terharu yaitu begitu ia sanggat peduli pada ku ia repot repopt menyampaikan kado padaku padahal ia sedang dalam keadaan terluka parah, dan hal itu sangat tidak mudah dan yang lebih bikin aku saat itu tak sanggup menahan air mata ia tidak menunjukan mimik kesakitan bahkan merasa sakit hanya tidak ingin membuat ku kecewa.

Dan saat itu juga aku memeluk erat boneka beruang nya serta bunga mawar yang ia berikan ke pegang erat.
dan yang saat itu aku rasakan benar benar hari ulang tahun yang tidak pernah akan aku lupakan seumur hidup ku karena aku telah di cintai oleh laki laki sebaik angga.

Papa pun memanggil ku ia sejenak aku merasa kaget karena kebetulan saat itu aku tengah melamun , ternyata papa mengajak ku pulang karena latihan nya sudah selesai tidak terasa ternyata aku melamun terlalu lama sampai sampai aku tidak mengikuti kegiatan latihan berikutnya.

Hari itu akhirnya aku pulang dengan perasaan selalu mengingat angga,sesampainya di rumah aku pun pergi ke kamar, aku pun melihat ke atas lomari lalu aku mengambil sebuah kotak besar yang ada di sana di dalamnya terdapat segala hal kenangan tentang aku dan angga.

Aku pun memeluk boneka beruang yang saat itu ia berikan kepadaku, seketika air mataku menetes karena mengingatnya, dan yang membuat ku lebih terluka tiba tiba papa datang ke kamarku ia melihat aku yang sedang menangis raut wajah marah pun tergambar di wajahnya kemudian ia pun marah dan membuang semua kenangan ku bersama angga karena papa sangat tidak suka aku terus terusan mengingat tentang nya.

Saat itu juga aku seperti orang gila karena papa mengurungku di dalam kamar ia tidak membolehkan ku keluar aku pun menangis bahkan membanting barang barang karena marah saat itu enta berapa hari aku di kurung di dalam kamar sampai aku tidak mau makan ataupun melakukan aktivitas lain selain menangis karena kenangan klu bersama angga telah papa buang.

Hingga pada akhir nya saat itu aku seperti orang gila selalu berteriak teriak tentang angga, bahkan setiap kali aku tertidur aku selalu ingat hari hari dimana aku bersama angga bahkan saat saat dimana aku meninggalkannya tampa sepatah kata pun karena aku pikir meninggalkan orang yang ku cinta tampa berbicara merupakan pilihan yang tepat.

Sampai akhirnya aku jatuh sakit dan saat itu aku sakit parah sampai aku di bawa ke rumasakit.sampai saat tiu aku tidak sadarkan diri entah berapa lama aku tidak sadarkan diri namun sepertinya aku tidak sadar dalam waktu lama, dan saat mata ku masih tertutup seakan akan aku akan pergi saat itu akhirnya sebuah cahaya menerangi mata ku dan sebuah suara pun terdengar tidak asing di telinga ku jemari jemari nya yang lembut mengusap perlahan rambut ku dan akhirnya aku pun terbangun dan yang paling mengejutkan rupanya yang duduk di sampingku adalah angga.

Entah bagaimana angga bisa ada di samping ku, yang pasti itu adalah hal yang sangat mustahil bagi ku, namun nyatanya angga memang ada di sampingku.

Perlahan demi perlahan aku terus membuka mata ku menutupnya lagi lalu membukanya lagi aku takut ini hanya sebuah mimpi yang terjadi sesekali aku sering memimpikan tentangnya. namun memang nyatanya angga ada di sampingku ia membelai lembut rambut ku ia pun berkata.

“Dianaaaa…. kamu sudah sadar rupanya”

Kemudian aku pun prcaya jika ini bukan sebuah mimpi ruppanya angga memang benar benar nyata dan ia ada dihadapan ku entah bagai mana ia datang namun yang pasti aku sangat bahagia karena ia ada di hadapan ku, dan rupa rupanya aku koma selama tiga tahun orang tua beserta sodaraku mencemaskan ku karena merasa bersalah akhirnya papa mencari angga dan akhirnya ketemu.

Waktu demi waktu aku lewati bersama angga selama proses penyembuhan ku. rasanya aku tidak menyangka akan bertemu lagi dengan angga sedikit pun aku tidak pernah berpikir bahwa akan bertemu dengan angga kembali hingga pada suatu saat ia bertanya padaku.

Angga : “aku kira kamu sedah melupakan ku”

Diana : “bagai mana aku bisa melupakan mu,begitu sulit untuk melupakan mu ga”(jawab ku lirih)

Angga : “namun kamu tidak akan pernah tau betapa aku tersiksa saat aku harus mengingat mu di sepanjang hari ku yang bahkan aku tidak tau mengappa kamu pergi secepat itu dari ku, dan tanpa alasan yang jelas” aku pun tak sanggup berkata apa apa hanya air mata ku yang menjelaskan bahwa aku pun sangat sulit bahkan tidak akan pernah bisa melupakan nya.

Ia pun berbicara kembali.

Angga :“kamu ingat tida diana, dulu akluy pernah berjanji kepadamu bahwa sampai akhir hayat pun aku tidak akan pernah melepaskan mu apapun alasannya, kamu masih ingat gak?”

Diana : “iya aku ingat kuk ga,mana mungkin aku melupakannya itu adalah hari terindah saat kita berdua saling berjanji”

Angga : “maka dari itu aku tidak ingin kehilangan kamu lagi, bahkan kehilangan kamu ituh jauh lebih menyakitkan daripada kehilangan dompet ku yang di curi”(jawabnya, seperti biasa di saat saat seperti itu ia masih sempat membuatku tertawa)

Diana : “memangnya dompet kamu pernah dicuri”

Angga : “pernah!!! tapi ketemu lagi soalnya dompetku di curi kucing peliharaan ku”

Diana : “hahhh….. ih kamu serius dong”

Angga : (ia tertawa dan seperti melihat lulucon)” seudahlah sekarang kamu minum obat dulu ya”

Angga pun terus merawat ku sampai sembuh dan yang aku sangat tidak menyangka seminggu saat kepulangan ku dari rumasakit angga melamar ku dan dalam jangka beberapa bulan kamu pun menikah dan menjalin rumah tangga, kami berdua tinggal kembali di bandung dan setelah 2 tahun pernikahan kita akhirnya kami di karuniai seorang anak kembar, rasanya begitu sangat tak menyangka yang selama ini ku bayangkan ternyata terjadi aku hidup bahagia bersama angga.

Rasanya kisah cintaku seperti kisah cinderella yang di pertemukan kembali dengan pangerannya, bahkan kami pun hidup berbahagia, memang terkadang apa yang kita harapkan pasti akan terkabul jika memang takdir telah menghendaki, itulah cerita cinta ku yang mana kisah cinta yang telah terpisahkan sekian lama kembali bersatu dan mampu membina sebuah ikatan abadi.

-TAMAT-

Nah Itulah sajian cerpen cinta pertama nya semoga kamu menyukainya ya.

Dilarang baper membaca cerpen cinta nya ya heheh

Oke cukup sekian trimakasih, sampai jumpa di post berikutnya 🙂


Like it? Share with your friends!

10045
14.5k shares, 10045 points

What's Your Reaction?

hate hate
100890
hate
confused confused
302670
confused
fail fail
201780
fail
fun fun
168150
fun
geeky geeky
134520
geeky
love love
33630
love
lol lol
67260
lol
omg omg
302670
omg
win win
201780
win

Comments

comments