Cerita Cinta Romantis : Kisah Cinta Bagai Perang

5 min


10048
14.8k shares, 10048 points

Ini kisah bukan sekedar kisah dimana cinta itu ibarat sebuah pertarungan atau perang, mudah untuk bertarung namun sulit untuk mengakhirinya

kisah ini bermula dari sebuah pertemuan pertemuan yang tak terduga saat masih sekolah dulu.Dimana bermula dari kebiasaan-kebiasaan saling menyapa , bertatap muka serta saling bercanda gurau menghabiskan waktu luang saat di sekolah yang mana kisah ini dimulai saat masih dari TK,SD,SMP, sampai dengan SMA,yang mana kisahnya sangat menyenangkan penuh dengan suka duka serta kegembiraan.

Hingga pada akhirnya timbullah sebuah perasaan suka atau bisa di bilang perasaan jatuh cinta. seiring berjalannya waktu tak terasa masa masa sekolah pun akan berakhir, dimana masa muda yang penuh dengan cinta pun akan berakhir seiring berjalannya waktu. hingga pada saat nya ada cinta yang datang menemani sebuah cerita hidup yang mana nantinya akan memberi sebuah luka dikarnakan sebuah perpisaan untuk selamanya. dan inilah kisah cerita nya :

riana dan sahabat dari kecil nya yang bernama rangga, mereka berdua tumbuh dewasa bersama-sama,tidak ada sebuah alasan yang membuat mereka berdua terpisah apapun alasannya mereka berdua tetap selalu bersama sama.

Mereka berdua tak hanya seperti seorang sahabat mnelainkan sudah menjadi sepasang sejoli yang sangat tangguh dan kokoh dalam kisah cintanya, meskipun rangga tau bahwa riana tidak akan bisa hidup lebih lama lagi.

Namun hal ini tidak membuat rangga berhenti untuk mencintai riana, melainkan cintanya malah semakin kuat.

Meski riana selalu berkata kepada rangga bahwa ia harus pergi meninggalkan dan mencari penggantinya nya namun tidak ada satu alasan pun bagi rangga untuk meninggalkan riana walau memang riana yang memintanya.

Hingga akhirnya sebuah tempat yang sering mereka kunjungi atau tempat favorit mereka menghabiskan waktu bersama hanya untuk mendengarkan lagu bersama,belajar bersama, makan bersama hingga menikmati indahnya sunset di sore hari, yang mana tempat itu penuh dengan kenangan manis bersama tempat itu seperti bukit bunga yang tepat berada dibelakang sekolah,hingga tempat itu menjadi saksi kesucian cinta mereka.

Namun semua itu akan menjadi sebuah kenangan yang kemudian akan pudar seperti tinta hitam yang melekat pada kertas putih lalu terkena air.begitu pula cintanya yang mulai memudar seiring berjalannya waktu, karena ada cinta yang lain yang datang menghampiri rangga, sehingga dia berpikir supaya riana pergi dan menghilang dari hati nya.namun cinta baru itu tak kuat merusak hati rangga sehingga tetap riana lah pemilik hati rangga seutuhnya , tidak ada celah sedikitpun di hati rangga untuk menggantikan riana.

Hingga tak sedikit air mata rangga jatuh saat ia melalui tempat yang sering mereka kunjungi berdua, saat ia berpikir bahwa tempat tersebut hanya akan jadi kenangan belaka untuknya, namun yang tak kalah hebat yaitu hati riana meski ia harus berkorban perasaan namun ia masih tetap saja tegar yang ada di pikirannya hanya saja sebuah kebahagian rangga , meski hatinya harus terluka ia sangat iklas.

Namun berpura pura lupa telah mencintai riana membuat rangga sangat terluka dan tak sanggup untuk berkata apapun hingga pada penghujung hari saat mereka sadar bahwa kebersamaan selama satu bulan itu hanya tersisa satu jam lagi, tak banyak yang bisa di persembahkan oleh rangga untuk riana yang waktunya hanya satu jam lagi .

Hingga akhirnya sebuah alarm di ponselnya berbunyi dan di sana tertulis bahwa waktunya hanya satu jam lagi, rangga yang tak sanggup menahan air matanya hingga bercucuran membasahi puipinya.

Pada saat itu riana bertanya kepada rangga

Riana: “mengapa kau menangis” (sambil melihat wajag rangga dan menggenggam tangannya)
Rangga : “aku menangis karena aku sangat bahagia pernah berdampingan dengan mu” (sambil menggenggam erat tangan riana) dengan hati yang sangat hancur rangga hanya bisa tersenyum agar riana tidak menghawatirkan perasaannya.

Kemudian riana berbicara lagi kepada rangga yang mana ia berkata dengan wajah yang penuh kesakitan ” rangga waktuku hanya satu jam lagi mau kah kau menemani ku?”

Air mata rangga pun semakin deras keluar membasahi pipinya ia sudah tak sanggup lagi melihat riana hingga ia teringat akan ketulusan cintanya kesetaan serta hal hal yang membuat ia kuat sampai saat ini.

Rangga pun menjawab hanya dengan sebuah senyuman agar riana tidak menghawatirkan hatinya , dan rangga berkata ” meski kau berbicara bohong tapi aku bahagia mendengar ucapan mu” begitulah rangga menjawab pertanyaan riana , walau di dalam hati nya ia sangat terluka hatinya seperti terumbu karang yang terus di hantam ombak dan badai ia sudah tidak bisa apa-apa, bahkan bila saja ia bisa meminta ia ingin pergi bersama riana.

Tak kuasa menahan segala kepedihan nya rangga pun bertanya kepada riana
Rangga : ” jadi hanya ada satu jam waktu ku bersama mu lalu apa yang kamu inginkan dari ku? apa aku harus melompat dari gedung tinggi itu ( tanya rangga dengan suara sayu dan sambil menunjuk gedung paling tinggi di tempat mereka berada) atau kamu mau aku menunggu mu kembali? ( ujar rangga bertanya kembali)

Riana yang tak sanggup mendengar perkataan rangga air mata yang tulus pun keluar dan membasahi pipinya lalu ia berkata
Riana :”sudah saatnya kau memperbaharui cintamu !! dan aku berpikir cinta mu sudah berakhir sampai hari ini”( dengan menahan sakit dan terus menggengam tangan rangga sambil menangis)

Rangga : (berkata dengan sangat terluka,sambil memegang pipi riana) kalaupun aku dapatkan kesempatan itu maka aku akan meminta memperbaharui cinta ku hanya dengan orang yang sama bukan dengan yang baru”( sambil langsung memeluk riana)

Riana : (sambil menangis ia berkata) lalu bagaimana jika orang yang sama itu harus pergi dan menghilang meninggalkan mu?(melepaskan pelukan rangga dan berbalik wajah)

Rangga :”aku akan menunggunya kembali !!! walau aku harus menunggunya ribuan tahun, dan aku akan mencintainya kembali!!!”( sambil menggenggam erat tangan riana)

Riana tak sanggup menahan rasa sakit dan air matanya ia menangis terharu mendengar perkataan rangga yang begitu bnar benar mencintainya sampai saat dimana ia harus pergi , dan riana pun tidak bisa berkata apapun kecuali terdiam dan menangis. Rangga pun bertanya kembali pada riana

Rangga :”sekarang waktumu hanya tersisa setengah jam lagi, lalu apa yang kamu inginkan dari ku??” (sambil berusaha menenangkan riana)

Riana : ” (menjawab dengan suara yang sangat pelan karena menahan kesakitan) gendong aku ke manapun kamu mau , lalu bila nanti aku diam jangan pernah menoleh ke belakang, jangan pernah berbalik melihatku,biarkan aku menghilang,dan aku mohon saat aku sudah pergi nanti jangan pernah kau berbalik untuk mencintai ku, biarkan aku tergantikan.kumohon biarkan aku jadi bagian terindah di masalalu mu tampa perlu kau tangisi.”( dengan kata yang sudah terbata-bata sambil airmata membasahi pipinya)

Rangga : ” lantas bagai mana aku bisa melakukan hal itu, sementara sebentar saja tidak melihat mu aku berlari mencari mu.Mungkinkah aku bisa membiarkan mu pergi untuk selamanya? Aku tak akan menemukan mu lagi meski aku berlari lebih cepat dari biasanya??

Sebelum diriku bertemu dengan dirimumu,aku hanya mepunyai lem dan benang yang berada ditepian hatiku. Kemudian dirimu datang merajut hatiku ini dengan benang itu, dan kamu kuatkan rajutanitu dengan menggunakan lemnya. Lantas, bagaimanakah hal yang sudah kamu lakukan terhadap hatiku akan terbuka lagi?”

Riana :(menjawab rangga) ” biarkan lem itu mengeras , dam tak lama ia pun akan pecah, kemudian celah pun akan terbuka, lalu perlahan benag nya pun akan putus karna rapuh dan ia sepenuhnya akan terbuka.”

Rangga : ( menjawab dengan suara yang bersedu sedu sambil membungkuk dan bersimpuh)“Tidak…!

Jika memang benangnya itu putus dan hatiku memiliki luka yang terbuka, aku akan selalu merajutnya kembali, meskipun itu sangat menyakitkan. Tetapi aku akan melakukannya.

Riana : “Biarkan saja ia terbuka.sekarang cepat gendong aku dan ceritakan hal hal lucu tentang kita berdua waktuku sudah tidak banyak lagi”

Rangga pun menggendong riana , dengan hati yang sangat terluka ia mulai berjalan sambil menceritakan hal hal lucu tentang mereka berdua, rangga menceritakan bagaimana mereka berdua kecil, saat belajar bersama dan hal-hal lucu serta indah yang mereka lakukan bersama. langkah kaki rangga terus berjalan ia mendengar suara senyuman riana yang begitu pamiliar di dengarnya sepanjang perjalanan dalam hati kecil nya rangga hawatire dan benar-benar sedih ia takut bila riana terdiam dan tidak menjawab pertanyaan nya

Hingga sampai saatnya suara riana pun mulai letih, kemudian mata nya terpejam,tak lama kemudian badan nya pun mulai memberat.

Akhirnya, cinta mereka berhenti pada masa yang berbahagia. Dimana mereka saling tau apa yang dirasa, meski airmata yang jadi saksinya. Cukup yang dicinta tau apa yang di rasa, itu sudah cukup untuk bahagia. dan ia menurunkan riana dari gendongannya sampai pada kenyataan riana benar-benar pergi meninggalkannya.

Inilah akhir kisah cinta ini smoga dapat diambil sisi positiv nya ya 🙂

Jangan lupa Like And share 🙂


Like it? Share with your friends!

10048
14.8k shares, 10048 points

What's Your Reaction?

hate hate
134520
hate
confused confused
336300
confused
fail fail
235410
fail
fun fun
201780
fun
geeky geeky
168150
geeky
love love
67260
love
lol lol
100890
lol
omg omg
336300
omg
win win
235410
win

Comments

comments