Cerpen : Doa Untuk Kekasih Tersayang

4 min


10036
13.6k shares, 10036 points

Doa Untuk Kekasih Tersayang Oleh : Andri Marza Akhda

Dunia ini terasa sempit bila tidak bermandikan kata sayang dan cinta. Sebuah kata, yang mampu merubah jalan pikiran seseorang. Merubah dan menusuk hingga ke relung hati. Memberikan perasaan yang tak karuan. Buyar, semua fokus akan buyar.

Saat itu, kata itulah yang mampu menjadi obat mujarab dari kebingungan. Mampu menyakinkan hati untuk terus berjalan. Melawan arus yang kian deras dan kuat. Bila semua usaha itu tak ada manfaatnya, maka doa adalah jalan terakhirnya.

Bila kata cinta, tak mampu lagi mencercah dan merubah pikiran jahat, ada doa yang selalu melindungi. Setiap malam yang penuh bintang, selalu ada doa yang mengucur untuk sang kekasih. Berharap baik dan berharap baik untuk sang kekasih

Setiap selesai berurusan dengan Tuhan, selalu ada doa yang disematkan untuk seseorang yang sempurna di hati. Disana tercipta dimensi waktu yang menjelaskan betapa sayangnya diriku dari masa lalu hingga masa depan terhadap dirinya.

Sebuah bukti, bahwa cintaku bukanlah cinta biasa. Seperti kata Afgan dalam lagunya,

“Cintaku bukanlah cinta biasa, jika kamu yang memiliki”.

Ya, sebuah lagu yang terus bergema memberikan semangat pada diriku. Bahwa aku bisa menjadi apa yang ia inginkan.

Ku harap aku bukan budak cinta. Yang rela melakukan hal bodoh hanya untuk cinta. Tapi aku harap menjadi pangeran cinta, yang mampu bertindak dalam batas kewajaran untuk mengejar cinta.

Baca juga : Cerpen : Cinta Yang Penuh Lika Liku Kehidupan 

Didalam kehidupanku yang tak menarik ini, aku selalu berusaha semaksimal mungkin untuk mencintai dirinya. Aku tak terlalu peduli apa yang akan terjadi dalam kehidupanku.

Semua rintangan dan halangan coba ku lewati, hanya untuk buktikan betapa aku menyayangi kekasihku.

Terkadang, didalam hatiku terniang pikiran, “kenapa dia mampu membuatku se-gila ini ? Ia mampu kacaukan pikiranku untuk terus memperhatikan dirinya”

Terkadang aku juga bertanya kepada Tuhan, sebegitu lemahnya kah aku ? hingga aku selalu memikirkan dirinya. Tapi tak apa, selama itu terjadi aku merasa senang.

Tak ada satupun pikiranku datang untuk berhenti, meski terkadang pertanyaaan seperti kenapa dan mengapa selalu datang menghampiri.

Aku selalu perhatikan dirinya dengan setiap raga yang aku punya. Mataku selalu mengawasi kemana pun ia pergi. Berharap ia selalu dalam lindungan-Nya. Hidungku selalu siap mencium kehadiran dirinya.

Baca juga : Cerpen : Sweater

Telingaku selalu siap sedia mendengar kabar dari dirinya. Setiap hari yang aku pikir cuma dirinya. Apa dia sehat ? Apa yang sedang ia lakukan ? Apa yang ada dalam pikirannya ?, apa ia juga memiliki perasaan yang dengan diriku ?

Entalah, meskipun aku dan dengannya telah menjadi dekat. Aku tak begitu yakin, ia memiliki perasaan yang sama denganku. Maksudku, apakah ia juga mendoakan diriku ?. Pertanyaan-pertanyaan yang selalu datang menghantui

Anehnya aku tak pernah merasa bosan untuk terus memperhatikan dirinya. Didalam do’a ku, aku selalu meminta pada Sang Maha Kuasa, untuk terus menjaganya, memelihara mimpi dan angannya dalam hidup

Aku berdoa dengan suara lirih “Ya Allah, lindungi dirinya dari berbagai macam gangguan yang ada didunia ini, jadikan apa-apa yang ia citakan tercapai, dan beritaulah ia, bahwa aku benar-benar mencintai dirinya”

Tak pernah lelah aku berdoa untuknya. Karena, ialah wanita pertama yang mampu membuatku sangat gila. Gila akan perhatian dirinya, gila akan wajah cantiknya, gila akan keanggunan dirinya.

Terkadang aku juga sering memanjangkan doaku khusus untuk dirinya. Aku doakan untuknya kehidupan yang layak dengan orang tuanya yang sehat selalu.

Rasanya, hanya Tuhan yang mengerti betapa aku menyayangi dirinya. Selalu ada saja waktu yang aku sempatkan untuk mendoakan dirinya.

Entah ia sadar atau tidak, aku rasa setiap kemudahan yang menghampiri dirinya, juga merupakan andil ku berdo’a pada Tuhan untuk dirinya. Ya, aku merasa Tuhan telah menjawab doa ku dengan membuat selalu sehat ceria.

Aku masih ingat saat pertama kali kita bertemu, ia membuat kesal bukan kepalang. Ia berikan kesan pertama yang begitu jelek. Tapi, entah kenapa, setiap waktu kami selalu hampir ditakdirkan bersama. Sering sekali aku harus bersamanya, dalam setiap tugasku kuliah.

Ya, kami kuliah di satu Universitas. Anehnya, justru sekarang akulah yang banyak memberikan kesan jelek terhadap dirinya. Aku hanya berharap ia melupakannya, dan ia benar-benar memahami, bahwa ia sudah aku anggap sebagai kekasihku

Baca juga : Cerpen : Kota rawa

Ia memang tak pernah bilang, tapi aku rasa ia mengiyakan dari setiap tindakannya. Bahwa ia memahami betapa aku sayang dengan dirinya. Tak habis pikir jika ia belum mengerti, karena aku telah meminta Tuhan untuk membantu menjelaskan perasaanku.

Ya, Tuhan adalah harapan terbaikku untuk terus menyampaikan perasaan diriku. Tuhan adalah tempat terbaikku untuk terus mengisahkan betapa aku sayang dengan dirinya. Ya, Tuhan lah yang paling mengerti diriku.

Kala itu aku berdoa panjang untuk dirinya. Aku berdoa hampir hampir aku tak sadar bahwa aku sedang berdoa. Aku panjangkan kalimat ku khusus untuk dirinya. Dan di akhir doa, aku berharap, bahwa ia mengerti.

Ya, aku rasa aku hidup untuk berjodoh dengan dirinya. Meskipun, aku tau, banyak orang lain yang ingin menjadi pangeran dirinya. Dengan tubuhku yang kurus ini, akupun siap mempertaruhkan nyawa untuk keselamatan dirinya

Aku berharap bahwa aku punya banyak chakra seperti Naruto, agar aku bisa tunjukkan pada dirinya, betapa kuatnya aku untuk melindungi dirinya.

Namun, aku merasa bahwa aku seperti Hinata. Yang mencintai Naruto apa adanya. Selalu memberikan dukungan moral yang berharga. Dan setiap kata dari Naruto menjadi penyemangat bagi Hinata. Aku merasakan hal yang sama, aku seperti mencintainya diam-diam tanpa berani mengungkapkan.

Hahaha…sepertinya aku terlalu banyak berimajinasi dengan kartun masa kecilku. Ya, setiap kali aku menonton film kartun atau real yang mengisahkan tentang cinta, aku merasa itu adalah cerita aku dengan dirinya.

Tapi, aku tau, terlalu banyak mengkhayal hanya akan membuat diriku gila. Aku akan menjadi gila jika hanya terus memikirkan dirinya. Aneh, aku rasa aku tercipta untuk terus mengilai dirinya

Jangan tertawakan pikiranku ini. Karena aku yakin, suatu saat ia akan menerimaku sebagai pendamping hidupnya. Yang mampu hilangkan rasa cemas dan takut dari dirinya.

Ya, inilah doa yang selalu aku sampaikan pada Tuhan pada dirinya

Baca juga : Cerpen : Malam rajam

” Ya Allah, Ya Tuhanku, Engkaulah sebaik-baik tempat berlindung, Engkaulah satu-satunya tempat meminta, tempat mengadu, dan tempat bersandar,…

Aku tak tau kepada siapa aku harus meminta, selain pada diri Mu. Aku tak tau ada tempat berlindung, selain berlindung bersama Mu

Ya Allah, Engkau maha mendengar, maha melihat, dan maha mengetahui, engkau pasti mendengar doaku ini meski dengan suara kecil sekalipun,

Engkau pasti melihat betapa aku merendahkan diriku dihadapan diriMu, dan Engkau pasti mengetahui isi hatiku,

Ya Engkau pasti tau, aku sedang jatuh cinta, dengan wanita yang sangat anggun. Ia hantui pikiranku sampai saat ini, ia bisa memaksaku untuk terus mendoakan dirinya

Tak perlu aku sebut nama, Engkau pun sudah mengerti. Ya, Engkau pasti tau, aku begitu menginginkan dirinya

Ya Allah, kuatkanlah hati hamba agar selalu terlihat berwibawa didepan dirinya, kuatkanlah hati hamba agar tak gampang cemburu dengan teman-teman dekatnya,

Ya Allah, berikan hamba kekuatan, agar hamba sehat selalu dan terus bisa melihat dirinya, aku ingin melihatnya sepanjang hariku,

Ya Allah, yang maha memelihara, pelihara ia sebaik-baik mungkin, jadikanlah ia wanita yang sholehah, yang mampu menjaga dirinya sendiri

Ya Allah, yang maha adil, berikanlah ia hak-haknya sebagai Engkau memberikan hak kepada orang yang beriman

Ya Allah, yang maha melindungi, lindungi dirinya dari gangguan daripada makhluk-makhluk yang engkau ciptakan, aku juga berharap Engkau melindungi keluarganya

Ya Allah, yang maha menyembuh, jika ia sakit, mohon sembuhkan lah ia dan jangan Engkau buat sakit itu kambuh lagi, sehat yang tidak akan kambuh lagi

Ya Allah, yang maha kuasa, berikanlah ia keteguhan hati agar dapat menjalankan hari-harinya dengan kuat

Ya Allah, yang maha membolak balikan hati, tetapkanlah hatinya agar selalu dalam ketaaatan kepada diri Mu

Ya Allah, hanya kepadamulah aku meminta, ku harap engkau pertemukan ia dengan lelaki yang baik hati, dan jadikan aku sebagai lelaki yang baik hati

Ya Allah, terima kasih telah mendengar doa ku, mohon kabulkanlah “.

Itulah doa ku untuk dirinya yang ku sayang.

 

 


Like it? Share with your friends!

10036
13.6k shares, 10036 points

What's Your Reaction?

hate hate
100890
hate
confused confused
302670
confused
fail fail
201780
fail
fun fun
168150
fun
geeky geeky
134520
geeky
love love
33630
love
lol lol
67260
lol
omg omg
302670
omg
win win
201780
win

Comments

comments