Faedah Faedah Daripada Puasa Syawal | Zona Baper ID

Faedah Faedah Daripada Puasa Syawal

3 min


10035
13.5k shares, 10035 points

Hai sobat mimin, semoga sehat selalu ya. Sebelumnya mimin, ingin ucapkan selamat hari raya idul fitri 1440 H, Taqabbalallahu minna waminkum. Semoga semua ibadah yang kita lakukan pada bulan ramadhan kemarin, di terima oleh Allah azza wa jalla.

Alhamdulillah, adalah kata yang pantas kita ucapkan sehingga kita bisa menikmati suasana lebaran bersama dengan keluarga, sanak saudara, kerabat dekat atau teman. Tentunya, itu merupakan salah satu cara untuk bersyukur atas limpahan rahmat-Nya. Nah, di bulan syawal ini terdapat suatu amalan yang mempunyai banyak faedah.

Amalan tersebut adalah puasa sunnah enam hari di bulan syawal. Ulama telah menjelaskan didalam banyak terkait faedah faedah yang dapat kita petik dari amalan puasa sunnah tersebut. Berikut adalah beberapa faedah dari puasa sunnah syawal, ;

1. Seperti puasa satu tahun penuh

Terdapat suatu hadist yang berbunyi “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian dia berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh” (HR.Muslim).

Ulama telah melakukan perhitungan terhadap pahala yang mungkin didapat oleh yang melaksanakannya. Berpuasa seperti setahun penuh asalnya karena setiap kebaikan semisal dengan sepuluh kebaikan yang semisal. Berpuasa di bulan ramadhan seperti 10 bulan. 30 x 10 = 300 hari = 10 bulan, dan puasa syawal seperti 2 bulan dengan perhitungan 6 x 10 = 60 hari = 2 bulan. Dan apabila kita melaksanakan keduanya dengan sempurna, maka kita seperti melaksanakan puasa setahun penuh.

“Barangsiapa yang berpuasa enam hari setelah idul fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. [Barangsiapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal](HR.Ibnu Majah)

Berikut adalah tata cara melaksanakan puasa syawal

  1. Dilakukan selama enam hari
  2. Utama dikerjakan sehari setelah idul fitri
  3. Utama dikerjakan secara berurutan
  4. Mengutamakan qodho’ puasa terlebih dahulu puasa sunnah syawal
2. Menyempurnakan ibadah wajib

Amalan sunnah ini akan menjadi pelengkap dan penyempurna bagi ibadah wajib yang telah dilakukan di bulan ramadhan. Sebagai manusia, tentunya bulan ramadhan masih memiliki kecacatan di mana-mana. Oleh sebab itu, amalan sunnah di tujukan untuk menyempurnakan amalan wajib tersebut.

3. Tanda diterimanya puasa ramadhan

Perlu untuk anda ketahui, jika Allah menerima amalan puasa ramadhan seseorang, Allah akan menunjukkan jalan kepada kita untuk mengerjakan amalan yang lainnya. Seperti amalan sunnah puasa syawal setelah berakhirnya puasa ramadhan.

Hal ini telah dikemukakan oleh sebagian ulama terdahulu ;  “Di antara balasan kebaikan adalah kebaikan selanjutnya dan di antara balasan kejelakan adalah kejelekan selanjutnya”

Ada pula datang penjelasan dari Ibnu Rajab yang menjelaskan perihal di atas.

“Balasan dari amalan kebaikan adalah amalan kebaikan selanjutnya. Barangsiapa melaksanakan kebaikan lalu dia melanjutkan dengan kebaikan lainnya, maka itu adalah tanda diterimanya amalan yang pertama. Begitu pula barangsiapa yang melaksanakan kebaikan lalu malah dilanjutkan dengan amalan kejelekan, maka ini adalah tanda tertolak atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang dilakukan”

Para ulama menghimbau kita ajar tidak insan yang rajin ibadah hanya pada bulan ramadhan saja. Ulama menjelaskan bahwa seburuk buruk kaum adalah yang mengingat Allah hanya pada bulan ramadhan saja.

Baca juga : Bersyukur kepada Allah adalah obat kegelisahan 

4. Tanda syukur kepada Allah

Berpuas syawal adalah salah satu bentuk ketaatan dan bentuk syukur kepada Allah, terhadap segala nikmat yang telah Ia berikan kepada kita selama bulan ramadhan. Dibulan ramadhan, Allah telah menurukan suatu malam yang disebut dengan Lailatil Qadr. Malam yang lebih baik daripada seribu bulan.

Allah memberikan kepada siapa yang beruntung, pahala yang berlimpah dengan rahmat yang tiada tara. Dengan kita yang melakukan i’tikaf pada malam malam terakhir ramadhan. Tentunya, sebagai rasa terima kasih, sudah pasti pantas Allah dapatkan pengibadah-an yang lain.

Ibnu Rajab mengatakan “Tidak ada nikmat yang lebih besar dari pengampunan dosa yang Allah anugerahkan”.

Kita harus mencontoh tauladan kita dalam beribadah yakni rasulullah shallallahi alaihi wa sallam. Ketika ia mendapatkan kabar pengampunan, ia pun dengan gigih melakukan shalat malam tanda syukur kepada Allah.

Tidak hanya berpuasa syawal, salah satu cara mensyukuri nikmat dari bulan ramadhan yang penuh pengampunan adalah dzikir melalui bacaan takbir “Allahu Akbar”.

Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu bertakwa kepada pada Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”(QS.Al-Baqarah: 185)

Ibnu Rajab Al Hambali menjelaskan, ”Setiap nikmat Allah berupa nikmat agama maupun nikmat dunia pada seorang hamba, semua itu patutlah disyukuri. Kemudian taufik untuk bersyukur tersebut juga adalah suatu nikmat yang juga patut disyukuri dengan bentuk syukur yang kedua. Kemudian taufik dari bentuk syukur yang kedua adalah suatu nikmat yang juga patut disyukuri dengan syukur lainnya. Jadi, rasa syukur akan ada terus sehingga seorang hamba merasa tidak mampu untuk mensyukuri setiap nikmat. Ingatlah, syukur yang sebenarnya adalah apabila seseorang mengetahui bahwa dirinya tidak mampu untuk bersyukur (secara sempurna)

Baca juga : Manfaat dzikir bagi ketenangan jiwa

5. Menandakan ibadahnya kontinu

Amalan yang terbaik bukanlah amalan yang banyak yang hanya terjadi pada saat tertentu saja. Amalan yang terbaik adalah amalan yang berkualitas yang dilakukan secara kontinu.

Amalan yang dilakukan secara kontinu, menandakan tumbuhnya rasa keimanan dalam diri seseorang. Oleh sebab itu, hendaklah ramadhan di jadikan batu loncatan untuk terus melakukan kebaikan yang telah dilakukan dalam bulan ramadhan itu.

“Sejelek-jelek orang adalah yang hanya rajin ibadah di bulan ramadhan saja, Sesungguhnya orang yang sholih adalah orang yang rajin ibadah dan rajin shalat malam sepanjang tahun”

’Alqomah pernah bertanya pada Ummul Mukminin ’Aisyah mengenai amalan Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam, ”Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?” ’Aisyah menjawab,

Beliau tidak mengkhususkan waktu tertentu untuk beramal. Amalan beliau adalah amalan yang kontinu”

Itulah beberapa faedah yang bisa kita dapatkan daripada puasa sunnah syawal. Sebagai umat muslim yang taat akan perintah, sudah kita untuk menjalankan puasa tersebut. Hal itu tentu kita harapkan dengan ikhlas terhadap faedah-faedah yang akan kita dapatkan, bila berpuasa.


Like it? Share with your friends!

10035
13.5k shares, 10035 points

What's Your Reaction?

hate hate
269040
hate
confused confused
134520
confused
fail fail
33630
fail
fun fun
336300
fun
geeky geeky
302670
geeky
love love
201780
love
lol lol
235410
lol
omg omg
134520
omg
win win
33630
win

Comments

comments