Serba Serbi Ballon d'Or 2019, Trent Arnold Pemenangnya | Zona Baper ID

Serba Serbi Ballon d’Or 2019, Trent Arnold Pemenangnya

4 min


10054
15.4k shares, 10054 points

Halo sobat ambyar, sobat yang tiap hari galau mulu dan hanya bisa bergoyang, mari ikut sini. Buang rasa bosanmu dengan membaca artikel menarik dari Zonabaper. Mimin akan bahas topik yang semua orang pasti sukalah, terutama kaum adam, yakni sepak bola. Kita bicarain yang masih hangat-hangat aja nih, maaf kalau bukan tentang Indonesia u23, melainkan tentang Ballon d’Or 2019. Seperti biasa, kandidat terkuat untuk meraihnya diantaranya dua mega bintang dunia, Bang Do dan Babang Messi. Kandidat lain, datang sebagai perwakilan Bango FC, Van Dijk, atau Jandia Eka Putra versi kw. Dalam pergelaran Ballon d’Or di Prancis, Theatre du Chatelet, mengangkat hal-hal yang dianggap tabu, menjadi layak dan patut diperbincangkan. Semua akan kita kupas tajam, setajaam…Silet.

Kita semua sudah tau, bahwa pemenang dari Ballon d’Or tahun ini, adalah Lionel Messi, pesepakbola yang memang sangat lincah dan gesit, tapi lebih gesit lagi mimin kalau lagi ganas ;v. Tidak ada yang meragukannya sebagai pemenang, kecuali fans Bango FC dan Bang Do. Alasan yang selalu dilayangkan adalah “Messi anak emas PIPA”. Iye, FIFA maksudnya.

Bang Do tidak hadir jadi ejekkan Van Dijk, berbuntut panjang

Bang Do, memastikan diri tidak hadir dalam event besar Bola Emas, penghargaan yang digagas bukan oleh majalah dewasa, tapi majalah France Football. Ada yang beranggapan bahwa Ronaldo tidak datang, karena sudah tau bocoran pemenang. Mungkin itu adalah sebagian besar pemikiran Decul, dengan Dedeju. Bang Do memilih untuk menghadiri Ballon d’Or versi Italia. Gran Gala del Calcio, di Kota Milan, yang acaranya bersamaan dengan yang di Paris.

Baca juga : Bintang Jepang yang paling banyak dicari

Ketidakhadiran Bang Do ini, menjadi bahan gibah yang cukup menarik. Tahun lalu, ia dan bahkan Messi tidak menghadiri Ballon d’Or. Pemenang tahun lalu, Modric, memberikan komentar pedas saat itu, baca baik-baik

“Saya belum habis pikir, kenapa seseorang tak datang di acara yang diidamkannya, padahal itu, secara logika adalah pilihannya, saya malah berpikir, mereka yang tak datang itu (Ronaldo dan Messi), hanya menghargai sesuatu jika dia mendapatkannya, tapi tidak respek.”

Bila itu adalah komentar Modric tahun lalu, maka komentar pedas tahun ini juga ada lo. Datang dari runner up, Van Dijk, ketika di tanya oleh wartawan tentang tidak hadirnya Bang Do, lebih tepatnya Penaldo. Enteng bat dia jawab “Memang dia pesaing ?”. Hahaha, lucu sekali lawakannya, melebihi kang uus. Belakangan, Jandia Eka Putra memberikan klarifikasinya pada publik melalui balasan postingan Piers Morgan, broadcaster kondang. Ini katanya “Hi Piers, jangan terlalu cepat mencerna informasi melalui media sosial, Anda akan tahu saya hanya bercanda dan sangat menghormati sosok Ronaldo”.

Saudara Ronaldo, Katia Aveiro, menulis panjang lebar kali tinggi di akun IGnya. Ia menanggapi serius guyonan Van Dijk, dengan menyebut bahwa Van Dijk yang sekarang belum ada apa-apanya dibandingkan prestasi Penaldo. Ini menjadi bukti nyata, bukti kuat dari Pandji Pragiwaksono, bahwa candaan yang tidak menyinggung itu mustahil. Adapun kata pemenang, kata Kambing, “Dia tidak ada di sini karena dia tidak bisa hadir saja, Hal ini tidak perlu dipelintir ke mana-mana, kita menikmati malam gala yang bagus”.

Baca juga : Cara rawat baterai HP biar awet

Idola decul, ternyata bisa bijak juga ya. Lebih bijak lagi Lord Ibra

Liverpool mendominasi, Munyuk tak kirim satu pemainpun

Dalam daftar 28 besar Ballon d’Or 2019, Liverpool tampil mendominasi dengan mengirimkan 7 pemainnya. Pemain Liverpool tersebut adalah Virgil Van Dijk, Where, Cowok di mata cewek, Allison, Firman, TAA, Biji Gandum. 7 pemain tersebu memang menjadi tulang punggung permainan ciamik Liverpool musim lalu. Mereka berhasil mendapatkan Liga Champions, setelah terakhir pada tahun 2005. Liverpool bahkan menjadi tim tersukses Inggris mengungguli jumlah trofi yang dimiliki oleh rival, Munyuk (Mang Ujang). Bahkan Liverpool mencatatkan diri sebagai tim yang sekali kalah di Liga Inggris musim lalu, dari Uka-Uka. Prestasi ini juga diikuti oleh Uka-Uka dengan mengirimkan 5 pemainnya, yakni Aguero, De Bruyne, Sterling, Mahrez, dan Bernardo Silva.

Baca juga : MU..Tim sepak bola yang cuma bisa banggain sejarah

Sayang, tim terbaik pada jamannya, Munyuk tidak punya perwakilan. Pemain mereka yang katanya bakal jadi The Next Penaldo, Rashford, tak bisa berbuat banyak. Selain karena faktor penampilan yang angin-anginan, faktor nilai kebintangan mungkin ngaruh kali ya. Siapa sih bintang Munyuk sekarang ?, gak ada :v. Tapi kondisi itu mungkin berubah dengan datangnya Ole. Semua sayang Ole.

Sterling hanya peringkat 12

Apabila kita berpikir akan suatu hal tentang Ballon d’Or, mungkin kita akan berpikir bahwa posisi Mahrez seharusnya ditempati oleh Retseling. Mahrez menempati posisi 10 sedangkan Retseling ada di posisi 12. Padahal ia adalah tulang punggung Man City, dan kerap menjadi penentu di menit menit akhir. Total ia mencatatkan 35 penampilan baik Club dan Tim nasional, dengan menyumbangkan 27 gol, 3 assist. Rating yang diberikan oleh Whoscored untuk seorang pengkhianat Bango ini cukup tinggi, yakni 7,47.

Untuk urusan passing, rata-rata menghasilkan umpan kunci dengan nilai 1.6, 36 Passes per game, 80.9% umpan suskes, dan rating Whoscored 7.47 untuk kemampuan passingnya. Memang bila dibanding Mahrez, Sterling kalah, tapi kalau di hitung dengan jumlah gol, seharusnya Sterling berada di atas Mahrez

Makna selfie Didier Drogba dan Donatello

Pembawa acara pada gala Ballon d’Or 2019, Didier Drogba sempat menceritakan kejadian yang unik. Ia bercerita tentang laga yang Decul di untungkan banget. Yakni pada laga Cheleng vs Decul yang berkesedahan 1-1. Hasil itu cukup mengantar Decul melaju kebabak final untuk kemudian menpongkengkan Munyuk. Laga pada tahun 2009 itu, membuat Drogba marah besar. Ia sampai menolak ajakan anak bola untuk selfie bareng.

“Sepuluh tahun lalu setelah Chelsea versus Barcelona, seorang bocah datang kepada saya dan ingin mengambil foto, hari itu saya mengatakan tidak karena keputusan wasit yang memalukan. Saya mengetahui bahwa bocah tersebut adalah Kylian Mbappe. Saya ingin membayar utang saya sekarang”

Alexander-Arnold pemenang Ballon d’Or 2019

Jika Ballon d’Or dikelola oleh Sri Lanka, maka tiap tahun Ballon d’Or akan memiliki pemenang baru. Dan salah satu yang beruntung jika itu terjadi adalah bek Liverpool, TAA. Ia menjadi pemenang Ballon d’Or untuk Sri Lanka. Nama ini tentu cukup mengejutkan, mengingat performanya tidaklah sehebat Messi atau Bang Do. Bahkan 5 besar nominasi Ballon d’Or dari Sri Lanka, berbeda jauh dari hasil akhir seluruh dunia.

Sri Lanka menjadi negara dengan hasil polling terunik bersama dengan Pantai Gading dan Guatemala. 2 negara terakhir menjagokan Allison Becker sebagai pemenang Ballon d’Or 2019.


Like it? Share with your friends!

10054
15.4k shares, 10054 points

What's Your Reaction?

hate hate
33630
hate
confused confused
235410
confused
fail fail
134520
fail
fun fun
100890
fun
geeky geeky
67260
geeky
love love
302670
love
lol lol
336300
lol
omg omg
235410
omg
win win
134520
win

Comments

comments